||INFOKOM WAHDAH ISLAMIYAH POSO GELAR PELATIHAN JURNALISTIK ||



||INFOKOM WAHDAH ISLAMIYAH POSO GELAR PELATIHAN JURNALISTIK ||

Departemen Informasi Dan Komunikasi DPD Wahdah Islamiyah Poso Gelar Pelatihan Jurnalistik di Masjid SMA Qur'an Al-Wahdah, Sabtu (20/10/2019).

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan pengurus Departemen/Lembaga di DPD dan DPC serta Kader Wahdah Islamiyah Poso sebanyak 17 orang peserta.

Ketua Departemen Informasi dan Komunikasi DPD Wahdah Islamiyah Poso, Mardianto, S.Pd Mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu  program kerjanya yang diprioritaskan untuk pengurus dan Kader dilingkup Wahdah Islamiyah Poso.

"Tujuan digelar kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pengurus dan kader dalam mengelola Berita di Media Online Maupun Media cetak sesuai dengan aturan jurnalistik serta Mengembangkan jaringan media Islam lebih luas lagi.

Harapannya dengan adanya pelatihan jurnalistik, setiap pengurus departemen/Lembaga bisa menulis kegiatan-kegiatan mereka sendiri dan menyerahkan ke Infokom  untuk diterbitkan. Ucap Mardianto biasa disapa Abu Syafiq ini.

Ditempat yang sama Selaku Ketua Panitia pelaksana Zulkifli Abdul Rasyid, S.ST.PI menambahkan bahwa Tema yang diambil yaitu _"Menjadi Jurnalis Profesional"_ dengan maksud memberikan pengetahuan kepada pengurus untuk bisa memanfaatkan Media Sosial tanpa hoax serta mampu menyajikan Informasi yang berimbang demi  kepentingan Dakwah.

"Alhamdulillah setelah mengikuti pelatihan jurnalistik ini teman-teman ikhwan, sudah paham mengenai ilmu jurnalistik' itu yang sebenarnya diinginkan dalam  kegiatan ini. Ungkap Zulkifli Abdul Rasyid, S.ST.PI.

Pelatihan Jurnalistik yang dikemas dalam waktu 4 jam menghadirkan wartawan senior kabupaten Poso, Bapak Darwis Waru,S.Sos selaku Pimpinan Media Online Metro Sulteng.

Materi yang dipaparkan begitu menarik, ia menjelaskan tentang dasar-dasar jurnalistik. Mulai dari pengertian media massa, jenis media, pengelolaan berita, perbedaan opini dan fakta serta mempraktekkan cara menulis berita.

Ia menekankan kepada peserta jangan mudah membagikan tulisan di media sosial tanpa selesai membacanya karena zaman sekarang ini antara fakta dan berita  yang dibuat itu banyak mengandung Unsur hoax.

Diakhir kegiatan Ia berpesan terus meneruslah membaca dan menulis berita, menjadi seorang jurnalis profesional itu tidaklah mudah tanpa latihan, wartawan menulis karena mereka terbiasa terlatih sendiri dengan tulisannya.

(Wahdahposo.or.id)

Editor Absy.

Post a Comment

0 Comments